Ngabalin dalam Video

Mukaddimah

Pada mulanya adalah sebuah keinginan yang tak muluk, yakni ingin menyampaikan aspirasi, pemikiran, ide, gagasan, atau kesaksian dari berbagai peristiwa yang kerap lewat begitu saja di depan mata.

Sebab semua itu tak mendapatkan perhatian atau respon dari pihak-pihak terkait. Lantas, bagaimana solusinya?

Kami berpikir keras bersama sejumlah teman dan sahabat. Bagaimana merekam berbagai peristiwa itu, atau bagaimana caranya aspirasi dan gagasan yang ada dalam benak ini diketahui khalayak luas?

Salah satu yang kami pikirkan adalah membuat sebuah media yang tak terlalu berbelit-belit namun mudah diakses kapan dan dimana saja.

Kami pun memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang kini berkembang pesat. Selain tak memakan biaya besar dalam berinvestasi, juga kebutuhan sumber daya manusia tidak terlalu besar. Sehingga kami memilih mengunduh informasi publik kemudian menyampaikan kembali dalam kemasan berita melalui http://www.ngabalin.com

Harapan kami, situs ini menjadi salah satu media yang dapat menjembatani pemikiran masyarakat untuk disampaikan kepada publik yang lebih luas. Kami juga berharap bahwa publik dapat menerima gagasan dan pemikiran melalui situs ini.

Tak berlebihan rasanya jika harapan itu kami sampaikan kepada publik agar kita saling asah dan asuh, saling mengingatkan atau memberikan masukan sehingga situs yang ada di depan kita ini menjadi sebuah sumbangsih bagi bangsa dan negara yang kita cintai.

Wassalam,
H. Ali Mocthar Ngabalin, MA

Ngabalin di Media Lain

09 Jun 2009 09:56:59 WIB
Pembahasan Ambalat Hangat dan Cair

Alhamdulillah kami telah mendarat dengan selamat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu, 7 Juni 2009, tepat pukul. 17.45 WIB.Sebelumnya, bersama saudara Effendy Choirie dari Komisi I DPR RI, dan mantan anggota Komisi I DPR-RI Ade Daud Nasution, kami melakukan kunjungan kerja informal dengan pemerintah Kerajaan Malaysia, khususnya dengan Datuk Seri Achmad Zahid Hamidi, Menteri Pertahanan Malaysia, sebagai pejabat yang paling berwenang dalam masalah Ambalat.


Kolom Ngabalin

29 Apr 2009 18:51:15 WIB
DPR Akhirnya Sahkan Perpu DPT

Jakarta - Setelah sempat alot berhari-hari, DPR akhirnya mengesahkan RUU tentang penetapan Perpu No 1/ 2009 tentang Perubahan UU No 10/2008 mengenai Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Pengesahan ini diambil melalui jalan voting.


Baruga Utama

04 Jul 2009 14:49:34 WIB
Ngabalin: SBY Punya Jimat & Sering Minta Restu Arwah
Surabaya - Suhu politik semakin memanas gara-gara ucapan capres SBY yang mengatakan banyak kalangan yang melancarkan sihir menjelang Pilpres. Kubu lawan Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan, SBY malah punya jimat dan sering mengunjungi kuburan untuk meminta restu arwah.
Baca selengkapnya...


02 Jul 2009 09:57:23 WIB
JK: Jangan Jadi seperti Martabak
Jombang, Kompas - Martabat bangsa Indonesia harus dijaga, jangan sampai seperti martabak yang bisa dibanting-banting tanpa bisa berbuat apa-apa. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus maju dengan diawali memperbaiki kualitas manusianya melalui pendidikan. Itu sebabnya pemerintah terus mendukung kemajuan sekolah swasta seimbang dengan bantuan yang diberikan kepada sekolah negeri.
Baca selengkapnya...


30 Jun 2009 13:57:09 WIB
Tim Sukses JK-Wiranto: SBY Tak Siap Dikritik
Jakarta - Kubu JK-Wiranto angkat bicara soal pernyataan SBY yang menilai JK tidak etis karena membeberkan kemarahannya kepada Boediono. Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan kepribadian yang tidak siap dikritik oleh bawahan.

"Bila ada anaknya yang cerdas, tegas, dan berani mengambil keputusan cepat, seharusnya justru harus bersyukur mendapatkan wakil presiden yang tidak asal bapak senang dan membungkus halus kepura-purannya dihadapan presiden karena ingin dinilai patuh. Padahal sebenarnya takut kalau hilang jabatannya," kata Jubir JK-Wiranto, Soehandojo, kepada detikcom lewat pesan singkatnya, Selasa (30/6/2009).

Baca selengkapnya...


30 Jun 2009 13:54:43 WIB
Slogan 'Bersama Kita Bisa' SBY-JK Dipertanyakan
Jakarta - Sikap saling klaim antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) soal keberhasilan perdamaian Aceh dipertanyakan. Sebab di awal pemerintahan, pemenang Pilpres 2004 itu selalu berkata 'Bersama Kita Bisa'.

"Kalau saling klaim begini, kita tidak tahu siapa yang salah siapa yang benar. Dulu katanya 'Bersama Kita Bisa'. Kita pertanyakan slogan ini," kata pengamat politik UI Andrinof Chaniago dalam Dialog Kenegaraan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2009).

Baca selengkapnya...


23 Jun 2009 12:02:16 WIB
JK: Tari Saman Itu Cepat, Tapi Baik & Tak Pernah Salah
Jakarta - Capres Jusuf Kalla (JK) mengibaratkan slogan kampanye "lebih cepat lebih baik" seperti halnya tari Saman. Meski gerakannya cepat, namun tarian asal Aceh itu tetap indah dipandang.
Baca selengkapnya...


23 Jun 2009 10:22:31 WIB
JK Kunjungi Ponpes di Cirebon dan Brebes
Jakarta - Calon Presiden Jusuf Kalla (JK) mengunjungi dua pondok pesantren di Cirebon dan Brebes. JK akan terbang menggunakan helikopter dari Jakarta menuju Cirebon.

Agenda yang diperoleh detikcom, Selasa (23/6/2009), JK akan bertolak ke Cirebon sekitar pukul 11.00 WIB dengan menggunakan heli. JK lalu naik mobil menuju Losari untuk bersilaturahmi dengan nelayan dan petani di Pondok Pesantren An Nasuha di Kalimukti, Pabedilan, Losari, Cirebon.
Baca selengkapnya...


23 Jun 2009 06:05:52 WIB
JK Raja Panggung Tanpa Podium dan Moderator
Jakarta - Ada yang membedakan calon presiden (capres) Jusuf Kalla dengan dua capres lainnya. Jika kedua capres itu 'gemar' memakai podium saat menggelar kampanye dialogis dengan pendukungnya, beda halnya dengan JK. Lelaki kelahiran Watampone, Sulsel, ini lebih senang leluasa berjalan di atas panggung.
Baca selengkapnya...


18 Jun 2009 11:40:08 WIB
Azyumardi Azra: Suara Pemilih Islam Cenderung ke JK-Wiranto
Pimpinan dua ormas Islam, yakni NU dan Muhammadiyah, telah mengarahkan pengikutnya kepada JK-Wiranto?

Hidayatullah.com--Suara pemilih Islam akan cenderung memilih pasangan HM Jusuf Kalla-Wiranto karena pimpinan dua organisasi massa (ormas) Islam, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, telah mengarahkan pengikutnya kepada pasangan ini.

"Sejauh yang saya lihat, pimpinan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah secara implisit dan eksplisit sudah mengarahkan warganya (untuk memilih) Jusuf Kalla dan Wiranto," kata Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra, di Jakarta, Sabtu kemarin.

Baca selengkapnya...



Arsip berita...