07 May 2007 13:19:09 WIB
Jakarta : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Saifullah Jusuf, yang diisukan akan dicopot dari jabatan mereka, hingga Senin (7/5) siang belum tampak hadir di Istana Kepresidenan.
Sementara itu, dua menteri lainnya yang diduga akan dicopot dari posisinya di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), masing-masing Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin serta Menteri Negera BUMN Sugiharto, serta Jaksa Agung Abdurahman Saleh telah hadir di Istana.
Jaksa Agung, yang datang melewati kerumunan wartawan yang telah lama menunggu sejak pagi hari, tidak bersedia memberikan komentar seputar pemanggilannya ke Istana Kepresidenan, apalagi tentang rencana penggantiannya sebagai Jaksa Agung.
Sedangkan Menneg BUMN Sugiharto dan Menkum HAM Hamid Awaluddin datang melalui pintu belakang, hingga terhindar dari kejaran wartawan. Kedatangan kedua menteri diketahui dari mobil dinas kedua pembantu presiden itu di halaman parkir istana.
Sebelumnya, Jurubicara Kepresidenan Andi Mallarangen mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melanjutkan pertemuan dengan menteri-menteri yang pada hari Minggu (6/5) belum selesai atau belum sempat diberikan evaluasi oleh Presiden.
Ia menjelaskan pemanggilan yang dilakukan satu persatu terkait kinerja menteri di sektor yang ditangani dan pos-pos kinerja yang sudah baik maupun yang perlu dikoreksi yang dirasakan perlu peningkatan lagi.
"Presiden juga hari ini (Senin, red) bertemu dengan menteri yang akan diberhentikan atau tidak lagi berada di kabinet setelah reshuffle diumumkan," kata Andi.
Sejak sekitar pukul 10.00 WIB, menteri yang telah hadir antara lain Menko Polhukam Widodo Adi Sutjipto, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara Taufik Effendi, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari, Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo, dan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto.
Dari sekian menteri yang hadir pada Senin siang, tidak satu pun dari mereka yang bersedia memberikan komentar perihal pemanggilannya oleh Presiden Yudhoyono.
Presiden Yudhoyono direncanakan akan mengumumkan perombakan kabinet pada pulul 15.00 WIB yang didahului dengan makan siang bersama menteri-menteri yang hadir baik yang terkena reshuffle atau tidak. (Antara)
Yusril Belum Tampak Datangi Istana
Oleh :
Jakarta : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Saifullah Jusuf, yang diisukan akan dicopot dari jabatan mereka, hingga Senin (7/5) siang belum tampak hadir di Istana Kepresidenan.
Sementara itu, dua menteri lainnya yang diduga akan dicopot dari posisinya di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), masing-masing Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin serta Menteri Negera BUMN Sugiharto, serta Jaksa Agung Abdurahman Saleh telah hadir di Istana.
Jaksa Agung, yang datang melewati kerumunan wartawan yang telah lama menunggu sejak pagi hari, tidak bersedia memberikan komentar seputar pemanggilannya ke Istana Kepresidenan, apalagi tentang rencana penggantiannya sebagai Jaksa Agung.
Sedangkan Menneg BUMN Sugiharto dan Menkum HAM Hamid Awaluddin datang melalui pintu belakang, hingga terhindar dari kejaran wartawan. Kedatangan kedua menteri diketahui dari mobil dinas kedua pembantu presiden itu di halaman parkir istana.
Sebelumnya, Jurubicara Kepresidenan Andi Mallarangen mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melanjutkan pertemuan dengan menteri-menteri yang pada hari Minggu (6/5) belum selesai atau belum sempat diberikan evaluasi oleh Presiden.
Ia menjelaskan pemanggilan yang dilakukan satu persatu terkait kinerja menteri di sektor yang ditangani dan pos-pos kinerja yang sudah baik maupun yang perlu dikoreksi yang dirasakan perlu peningkatan lagi.
"Presiden juga hari ini (Senin, red) bertemu dengan menteri yang akan diberhentikan atau tidak lagi berada di kabinet setelah reshuffle diumumkan," kata Andi.
Sejak sekitar pukul 10.00 WIB, menteri yang telah hadir antara lain Menko Polhukam Widodo Adi Sutjipto, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara Taufik Effendi, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari, Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo, dan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto.
Dari sekian menteri yang hadir pada Senin siang, tidak satu pun dari mereka yang bersedia memberikan komentar perihal pemanggilannya oleh Presiden Yudhoyono.
Presiden Yudhoyono direncanakan akan mengumumkan perombakan kabinet pada pulul 15.00 WIB yang didahului dengan makan siang bersama menteri-menteri yang hadir baik yang terkena reshuffle atau tidak. (Antara)
Artikel lainnya
- Din Syamsuddin Cium Jenazah Istri untuk Terakhir Kali
- Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
- Ngabalin: Sama Denny Jangan Guru Besar, Tapi Sorban Besar Saja
- Denny Bantah Tolak Debat dengan Ngabalin
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh


