28 Mar 2008 05:27:16 WIB
MAKASSAR: Walikota Bau Bau Mz. Amirul Tamim sangat yakin, lapangan terbang Betoambari, Bau Bau, Sulawesi Tengara, layak dikembangkan menjadi lapangan terbang untuk kepentingan pertahanan dan keamanan. Hal itu disampaikan walikota ketika bertemu dengan anggota Komisi I DPR RI, Ali Mocthar Ngabalin, di bandar udara Hassanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (28/3) pagi. “Lapangan terbang Betoambari letaknya sangat strategis sehinga layak untuk pertahanan dan keamanan,
selain bandar udara komersil,” ujarnya.
Menurut Ali, lapangan terbang Betoambari memang layak untuk kepentingan militer. Sebab poisisi Bau Bau sangat strategis untuk kawasan Indonesia Timur. “Sehingga pemerintah boleh mempertimbangkan,” katanya kepada ngabalin.com.
Bila dibandingkan dengan bandar udara Hassanuddin, lanjut politisi Partai Bulan Bintang, perubahan cuaca dan udara Bau Bau tidak terlalu ekstrim. “Saya akan mencoba sampaikan usulan Pak Walikota kepada yang
berkepentingan,” jelasnya
Selama ini bandar udara Betoambari memiliki runway 1300 meter yang didarati pesawat perintis dari Makassar, Palu, Kendari, dan kota-kota di sekitarnya. Oleh sebab itu, di masa depan, lapangan terbang ini
diharapkan bisa dikembangkan untuk kepentingan penerbangan sipil maupun militer. (abu zhafran)
Lapangan Terbang Bau Bau Layak Dikembangkan
Oleh : erwin
MAKASSAR: Walikota Bau Bau Mz. Amirul Tamim sangat yakin, lapangan terbang Betoambari, Bau Bau, Sulawesi Tengara, layak dikembangkan menjadi lapangan terbang untuk kepentingan pertahanan dan keamanan. Hal itu disampaikan walikota ketika bertemu dengan anggota Komisi I DPR RI, Ali Mocthar Ngabalin, di bandar udara Hassanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (28/3) pagi. “Lapangan terbang Betoambari letaknya sangat strategis sehinga layak untuk pertahanan dan keamanan,
selain bandar udara komersil,” ujarnya.
Menurut Ali, lapangan terbang Betoambari memang layak untuk kepentingan militer. Sebab poisisi Bau Bau sangat strategis untuk kawasan Indonesia Timur. “Sehingga pemerintah boleh mempertimbangkan,” katanya kepada ngabalin.com.
Bila dibandingkan dengan bandar udara Hassanuddin, lanjut politisi Partai Bulan Bintang, perubahan cuaca dan udara Bau Bau tidak terlalu ekstrim. “Saya akan mencoba sampaikan usulan Pak Walikota kepada yang
berkepentingan,” jelasnya
Selama ini bandar udara Betoambari memiliki runway 1300 meter yang didarati pesawat perintis dari Makassar, Palu, Kendari, dan kota-kota di sekitarnya. Oleh sebab itu, di masa depan, lapangan terbang ini
diharapkan bisa dikembangkan untuk kepentingan penerbangan sipil maupun militer. (abu zhafran)
Artikel lainnya
- Din Syamsuddin Cium Jenazah Istri untuk Terakhir Kali
- Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
- Ngabalin: Sama Denny Jangan Guru Besar, Tapi Sorban Besar Saja
- Denny Bantah Tolak Debat dengan Ngabalin
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh


