28 Mar 2008 05:30:23 WIB

Kapolri: Jangan Lagi Dikotomikan GAM

Oleh : erwin

Jakarta : Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengetahui ada 700 mantan anggota GAM yang dijadikan laskar Jagawana bersenjata di NAD. Ia meminta masyarakat tidak khawatir atau mencurigai hal tersebut.
"Kita jangan lagi membuat dikotomi begitu. Semua bangsa Indonesia," kata dia sebelum rapat kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (28/3/2008).

Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab mengamankan hutan, tentu saja Jagawana membutuhkan alat bantu berupa senjata. Tetapi, senjata bagi mereka tentu saja bukan senjata organik, dan standarnya pun sudah ada aturannya.

"Mereka dilengkapi senjata tentu ada standarnya. Semua sudah ada aturannya, baik (senjata) buat satpam, polsus dan lain-lain," jelas Sutanto.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Joko Santoso, mengaku belum mendapat laporan tentang hal itu. Dirinya baru akan memastikannya di lapangan.

"Saya belum terima laporannya. Nanti saya cek," ujarnya pendek. (Detik Com )


Artikel lainnya