01 Apr 2008 08:58:38 WIB

13 Tahun Telkomsel Melayani Indonesia

Oleh :

Jakarta : Menjelang 13 tahun (26 Mei 2008) berkiprah melayani Indonesia dengan berbagai pilihan fasilitas layanan telekomunikasi, Telkomsel wajib memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas kepercayaan lebih dari 50 juta pelanggannya serta masyarakat lingkungan secara umum, dengan semangat 100 tahun Kebangkitan Nasional per 1 April 2008 Telkomsel akan melakukan kegiatan syukurnya dalam berbagai kegiatan nyata.

Sebagai tanda dari dimulainya program syukuran 13 tahun melayani Indonesia, berbagai langkah kegiatan Telkomsel akan digelar dengan harapan dapat memberikan jawaban serta kontribusi positif bagi seluruh stakeholdernya.

1. Peluncuran Logo 13 th Telkomsel Anniversary

Peluncuran logo ini bukan dimaksudkan mengganti logo yang telah ada, namun lebih kepada menciptakan semangat maju serta bagian milestone pengawalan kemajuan Perusahaan secara lebih mudah dan governance, dengan makna sebagai berikut:

Filosofi pada logo dengan bentuk kupu-kupu melambangkan perubahan yang lebih baik seperti layaknya Telkomsel di usianya yang baru 13 tahun yang terus berusaha untuk lebih baik. Kupu-kupu juga sesuatu yang cantik, beraneka warna disukai oleh banyak orang. Terbang ke mana-mana melayani seluruh pelosok Indonesia.

2. Sosialisasi Perubahan Tarif

Dalam rangka memenuhi aturan (comply) Regulasi/Pemerintah, sejalan dengan diimplementasikannya Keputusan Menkominfo tentang tarif interkoneksi dan formulanya, maka per tanggal 1 April 2008 Telkomsel juga melakukan perubahan tarif layanan berikut usaha sosialisasinya, dengan berbagai visi dan tujuan antara lain:

1) Dengan penurunan tarif ini, diharapkan harga menjadi lebih terjangkau (affordable) sehingga semakin banyak masyarakat di pelosok Indonesia dapat merasakan layanan telekomunikasi dengan jangkauan terluas dan kualitas terjamin, sekaligus penurunan tarif ini dapat menjadi trigger positif bagi mata rantai perekonomian bangsa Indonesia.

2) Penyajian secara lebih transparan, terpadu dan rinci, dengan menampilkan Tarif Lama (sebelum 1 April 2008) dan Tarif Baru (sejak 1 April 2008), agar Pembeli atau Pelanggan maupun masyarakat pada umumnya menjadi sangat jelas.

3) Penyederhanaan jenis tarif misalnya tarif interlokal dijadikan satu jenis tarif, dalam rangka memudahkan Pembeli atau Pelanggan dalam merencanakan pemakaian layanan telekomunikasinya.

4) Tarif yang ditampilkan adalah Tarif Dasar dan Tarif Promosi, di mana tarif dasar lebih bersifat tetap dan merupakan nilai maksimal, sedangkan tarif promosi bersifat temporer (berbatas waktu) dan nilainya selalu lebih rendah (menguntungkan bagi pelanggan) bila dibandingkan dengan tarif dasar.

5) Tarif mencakup produk Paska Bayar (KartuHalo) dan Prabayar (Simpati dan Kartu As), dengan berbagai pilihan paket, guna memberikan fleksibilitas dan kendali di sisi pelanggan, sehingga dengan kata lain keputusan pilihan ada di tangan pembeli atau pelanggan (market).

6) Berbagai paket pilihan tidak semata-mata berdasarkan tarif yang berbeda, namun juga berdasarkan pilihan manfaat yang dapat dirasakan oleh pengguna.

7) Perhitungan biaya pemakaian (billing) dihitung berdasarkan tarif per Time Unit yang dapat berbeda untuk setiap paket. Hal ini dimaksudkan agar pelanggan dapat mengatur rencana pemakaiannya, dalam rangka diperoleh efisiensi biaya secara maksimal sesuai dengan kebutuhannya.

8) Perubahan tarif ini diharapkan tidak hanya untuk kali ini saja, namun diharapkan menjadi langkah awal dan acuan transparansi selanjutnya, sesuai dengan paket layanan termasuk kejutan berikutnya yang akan segera diluncurkan pada waktunya.

Penjelasan lebih rinci untuk masing-masing paket layanan juga akan disosialisasikan melalui mekanisme penjelasan perusahaan secara berkesinambungan (broadcast) serta melalui cara dan media sosialisasi lainnya.

Guna mencapai efektivitas secara maksimal, sosialisasi penurunan tarif ini dilakukan melalui berbagai media informasi, antara lain: Media Cetak, Media Elektronik (TV/Radio), Iklan di berbagai Media, dan Website.



Artikel lainnya