01 Apr 2008 17:01:51 WIB

TELKOM Menyatakan Diri Siap Membuka Kode Akses SLJJ Di Balikpapan

Oleh :

Bandung : PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menyatakan diri siap untuk melaksanakan pembukaan kode akses SLJJ di Balikpapan sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri No.43/P/M.KOMINFO/12/2007 tentang Kewajiban Pembukaan Kode Akses 01x oleh Telkom dan penyelenggara SLJJ lain. Telkom menghormati keputusan Pemerintah dan hasil yang disepakati B2B dengan Penyelenggara SLJJ lain, karenanya telah berusaha melakukan berbagai persiapan yang diperlukan.

Demikian dinyatakan Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia sehubungan dengan semakin dekatnya tenggat waktu pelaksanaan pembukaan kode akses SLJJ di Balikpapan yang berdasarkan ketentuan PM 43/2007 jatuh pada 3 April 2008. “Tidak ada lagi keraguan di sisi kami untuk menyatakan siap membuka kode akses SLJJ di Balikpapan,” tegasnya.

Namun demikian, lanjut Eddy Kurnia, terlaksananya pembukaan kode akses SLJJ sesuai jadwal, ditentukan baik oleh Telkom maupun Indosat, jadi bukan hanya ditentukan oleh kesiapan Telkom saja. “Secara teknis kami sudah siap, namun beberapa hal perlu dibicarakan dan disepakati secara B2B dengan penyelenggara SLJJ lain”, ujar Eddy.

Kesepakatan Business to Business (B2B) antara Telkom dengan penyelenggara SLJJ lain merupakn faktor penting terlaksananya implementasi Kode Akses SLJJ. nurut Eddy Kurnia, secara normatif kesepakatan ini harus dicapai dulu, karena menyangkut pemanfaatan sumberdaya antar operator di luar dari ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan/regulasi. “Sepanjang B2B disepakati, pembukaan kode akses SLJJ di Balikpapan dapat berjalan sesuai jadual,” tegasnya.

Telkom menyadari kebijakan Kode Akses SLJJ merupakan kebijakan yang mengundang pro dan kontra. Meskipun begitu, kata Eddy Kurnia, Telkom telah berusaha maksimal dalam mempersiapkan diri, namun belum dapat memastikan apakah pembukaan Kode Akses SLJJ di Balikpapan pada 3 April 2008 akan terlaksana sesuai jadual, karena hal itu juga ditentukan oleh kesiapan operator SLJJ lain. “Kita tunggu saja nanti,” ujar Eddy Kurnia.


Artikel lainnya