21 Apr 2008 21:33:58 WIB
JAKARTA : Polri tidak akan memberikan perhatian khusus pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) pada 25 April mendatang. Pengamanan di wilayah Ambon dan Provinsi Maluku diserahkan sepenuhnya ke Polda Maluku.
"Teknis pengamanan sepenuhnya di tangan Polda Maluku. Mabes Polri sampai saat ini tidak ada rencana mengirim tambahan pasukan ke sana (Maluku)," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Abubakar Nataprawira, di sela-sela acara peluncuran buku biografi mantan Kapolri Awaloeddin Djamin di kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta, Senin (21/4).
Abubakar menambahkan, hingga saat ini situasi keamanan di Maluku secara umum tetap terkendali, aman, dan kondusif. Belum terlihat adanya gejolak ataupun persiapan pengamanan secara khusus untuk menghadapi HUT RMS tersebut.
Namun begitu, lanjutnya, Polri tetap mewaspadai kemungkinan adanya upaya segelintir pendukung RMS yang akan mengibarkan bendera lambang gerakan separatis atau upaya lain untuk mengganggu keamanan.
Hampir setiap tahun, pada hari perayaan HUT RMS selalu diwarnai pengibaran bendera RMS di beberapa wilayah di Kotamadya Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Dalam beberapa tahun terakhir ini, gerakan ini terus melemah dan jarang terdengar ke permukaan kecuali setiap 25 April yang biasanya hanya berupa pengibaran bendera lambang gerakan separatis. (Kompas)
Mabes Polri Tak Beri Perhatian Khusus HUT RMS
Oleh :
JAKARTA : Polri tidak akan memberikan perhatian khusus pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) pada 25 April mendatang. Pengamanan di wilayah Ambon dan Provinsi Maluku diserahkan sepenuhnya ke Polda Maluku.
"Teknis pengamanan sepenuhnya di tangan Polda Maluku. Mabes Polri sampai saat ini tidak ada rencana mengirim tambahan pasukan ke sana (Maluku)," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Abubakar Nataprawira, di sela-sela acara peluncuran buku biografi mantan Kapolri Awaloeddin Djamin di kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta, Senin (21/4).
Abubakar menambahkan, hingga saat ini situasi keamanan di Maluku secara umum tetap terkendali, aman, dan kondusif. Belum terlihat adanya gejolak ataupun persiapan pengamanan secara khusus untuk menghadapi HUT RMS tersebut.
Namun begitu, lanjutnya, Polri tetap mewaspadai kemungkinan adanya upaya segelintir pendukung RMS yang akan mengibarkan bendera lambang gerakan separatis atau upaya lain untuk mengganggu keamanan.
Hampir setiap tahun, pada hari perayaan HUT RMS selalu diwarnai pengibaran bendera RMS di beberapa wilayah di Kotamadya Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Dalam beberapa tahun terakhir ini, gerakan ini terus melemah dan jarang terdengar ke permukaan kecuali setiap 25 April yang biasanya hanya berupa pengibaran bendera lambang gerakan separatis. (Kompas)
Artikel lainnya
- Din Syamsuddin Cium Jenazah Istri untuk Terakhir Kali
- Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
- Ngabalin: Sama Denny Jangan Guru Besar, Tapi Sorban Besar Saja
- Denny Bantah Tolak Debat dengan Ngabalin
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh


