18 Jun 2008 17:04:25 WIB
KABUL : Empat tentara Inggris tewas di Afghanistan akibat sebuah ledakan yang menghantam kendaraan militer mereka sekira pukul 03.40 sore waktu setempat. Keempat tentara itu mengambil bagian dalam operasi di Afghanistan selatan.
Seperti dikutip CNN, Rabu (18/6/2008), seperti dituturkan Menteri Pertahanan Inggris, di lokasi kejadian tiga tentara tewas. "Sedangkan satu lainnya tewas ketika berada dalam perawatan," kata menteri tersebut.
Sementara itu, lima tentara lainnya menderita luka-luka. Namun, kondisi mereka dikabarkan tidak terlalu mengkhawatirkan.
Akibat ledakan tersebut, PM Inggris Gordon Brown berjanji akan semakin menambah pasukan di Afghanistan. Saat ini, pasukan Inggris di Afghanistan kebanyakan ditempatkan di Afganistan selatan yang menjadi basis pertahanan Taliban.
Inggris akan menambah pasukannya dari 7.800 personel menjadi 8.030 personel pada musim semi mendatang. Jumlah itu akan menjadi pengiriman pasukan terbesar dalam keikutsertaan Inggris di Afghanista pascapenggulingan pemerintahan Taliban.
Tentara Incar Basis Taliban
Akibat ledakan yang menewaskan empat tentara Inggris itu, pasukan militer Afghanistan didukung militer Kanada, akan melakukan penyerangan ke basis pertahanan Taliban. Mereka akan mendesak pasukan Taliban keluar dari beberapa desa di Afghanistan selatan.
Target pasukan tersebut rencananya akan memaskui Desa Arghandab di Provinsi Kandahar. Di mana di wilayah tersebut, 400 militan kabur dari penjara setempat pada Jumat, 13 Juni kemarin. "Pasukan mulai bergerak pada Rabu dinihari," kata jurubicara Menteri Pertahanan Afghanista Zahir Azimi. (okezone)
Taliban Mulai Berontak Lawan Pasukan Koalisi
Oleh :
KABUL : Empat tentara Inggris tewas di Afghanistan akibat sebuah ledakan yang menghantam kendaraan militer mereka sekira pukul 03.40 sore waktu setempat. Keempat tentara itu mengambil bagian dalam operasi di Afghanistan selatan.
Seperti dikutip CNN, Rabu (18/6/2008), seperti dituturkan Menteri Pertahanan Inggris, di lokasi kejadian tiga tentara tewas. "Sedangkan satu lainnya tewas ketika berada dalam perawatan," kata menteri tersebut.
Sementara itu, lima tentara lainnya menderita luka-luka. Namun, kondisi mereka dikabarkan tidak terlalu mengkhawatirkan.
Akibat ledakan tersebut, PM Inggris Gordon Brown berjanji akan semakin menambah pasukan di Afghanistan. Saat ini, pasukan Inggris di Afghanistan kebanyakan ditempatkan di Afganistan selatan yang menjadi basis pertahanan Taliban.
Inggris akan menambah pasukannya dari 7.800 personel menjadi 8.030 personel pada musim semi mendatang. Jumlah itu akan menjadi pengiriman pasukan terbesar dalam keikutsertaan Inggris di Afghanista pascapenggulingan pemerintahan Taliban.
Tentara Incar Basis Taliban
Akibat ledakan yang menewaskan empat tentara Inggris itu, pasukan militer Afghanistan didukung militer Kanada, akan melakukan penyerangan ke basis pertahanan Taliban. Mereka akan mendesak pasukan Taliban keluar dari beberapa desa di Afghanistan selatan.
Target pasukan tersebut rencananya akan memaskui Desa Arghandab di Provinsi Kandahar. Di mana di wilayah tersebut, 400 militan kabur dari penjara setempat pada Jumat, 13 Juni kemarin. "Pasukan mulai bergerak pada Rabu dinihari," kata jurubicara Menteri Pertahanan Afghanista Zahir Azimi. (okezone)
Artikel lainnya
- Din Syamsuddin Cium Jenazah Istri untuk Terakhir Kali
- Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
- Ngabalin: Sama Denny Jangan Guru Besar, Tapi Sorban Besar Saja
- Denny Bantah Tolak Debat dengan Ngabalin
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh


