19 Nov 2008 14:05:11 WIB
Sejumlah 10 orang anggota Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) akan mensosialisasikan Draf Rancangan Undang-Undang Pembangunan Pedesaan di Jayapura, Provinsi Papua. Kunjungan kerja di masa reses ini akan berlangsung dari tanggal 18-22 November 2008.
Menurut anggota Baleg DPR, Ali Mochtar Ngabalin, Draf RUU Pembangunan Pedesaan ini bertujuan untuk membangun infrastruktur pedesaan, sumber daya manusia dan kelembagaan di pedesaan. Sehingga nantinya akan tercipta masyarakat pedesaan yang mandiri, sejahtera dan masyarakat pedesaan yang makmur.
"Dengan sosialisasi Draf RUU Pembangunan Pedesaan ini, diharapkan masukan dari berbagai pihak tentang RUU ini guna membangun masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera dan makmur," ungkap Ngabalin, sebelum bertolak menuju Jayapura, Jakarta, Selasa malam (18/11).
Ngabalin menambahkan, selama berada di Jayapura, anggota Baleg DPR yang dipimpin oleh FX Seokarno dari Fraksi Partai Demokrat akan bertemu dengan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, instansi terkait, LSM untuk berdialog dan mendapatkan masukan soal draf tersebut. Selain itu, juga akan melakukan pertemuan dengan civitas akademika Universitas Cendrawasih, civitas akademika Universitas Yayasan Universitas Islam,
berdialog dengan tokoh masyarakat.
"Kita ingin mendengarkan masukan dari semua pihak soal draf RUU Pembangunan Pedesaan," tambah anggota DPR dari Fraksi Pelopor Bintang Demokrasi ini.
Adapun ke-10 anggota Baleg DPR tersebut adalah FX Soekarno, Yoris Raweyai (FPG), Tumbu Saraswati, Permadi, Yudo Paripurna, Junaidi, Masduki Baidlowi, Anna Muawanah, Ali Mochtar Ngabalin.
Baleg Mulai Sosialisasikan Draf RUU Pembangunan Pedesaan
Oleh : Zulhefi
Sejumlah 10 orang anggota Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) akan mensosialisasikan Draf Rancangan Undang-Undang Pembangunan Pedesaan di Jayapura, Provinsi Papua. Kunjungan kerja di masa reses ini akan berlangsung dari tanggal 18-22 November 2008.
Menurut anggota Baleg DPR, Ali Mochtar Ngabalin, Draf RUU Pembangunan Pedesaan ini bertujuan untuk membangun infrastruktur pedesaan, sumber daya manusia dan kelembagaan di pedesaan. Sehingga nantinya akan tercipta masyarakat pedesaan yang mandiri, sejahtera dan masyarakat pedesaan yang makmur.
"Dengan sosialisasi Draf RUU Pembangunan Pedesaan ini, diharapkan masukan dari berbagai pihak tentang RUU ini guna membangun masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera dan makmur," ungkap Ngabalin, sebelum bertolak menuju Jayapura, Jakarta, Selasa malam (18/11).
Ngabalin menambahkan, selama berada di Jayapura, anggota Baleg DPR yang dipimpin oleh FX Seokarno dari Fraksi Partai Demokrat akan bertemu dengan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, instansi terkait, LSM untuk berdialog dan mendapatkan masukan soal draf tersebut. Selain itu, juga akan melakukan pertemuan dengan civitas akademika Universitas Cendrawasih, civitas akademika Universitas Yayasan Universitas Islam,
berdialog dengan tokoh masyarakat.
"Kita ingin mendengarkan masukan dari semua pihak soal draf RUU Pembangunan Pedesaan," tambah anggota DPR dari Fraksi Pelopor Bintang Demokrasi ini.
Adapun ke-10 anggota Baleg DPR tersebut adalah FX Soekarno, Yoris Raweyai (FPG), Tumbu Saraswati, Permadi, Yudo Paripurna, Junaidi, Masduki Baidlowi, Anna Muawanah, Ali Mochtar Ngabalin.
Artikel lainnya
- Din Syamsuddin Cium Jenazah Istri untuk Terakhir Kali
- Yusril Emoh Lapor Satgas Soal Kasus Sisminbakum
- Ngabalin: Sama Denny Jangan Guru Besar, Tapi Sorban Besar Saja
- Denny Bantah Tolak Debat dengan Ngabalin
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh


