27 Apr 2009 10:21:13 WIB

Pendatang Baru Kepung Incumbent

Oleh : Fajar Online

MAKASSAR -- Dua wajah lama dipastikan kembali ke Senayan. Dia adalah Malkan Amin (Partai Golkar) dan Tamsil Linrung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan satu wajah baru yang akan mengisi satu kursi di Senayan periode 2009-2014 adalah Mohammad Jafar Hafsah dari Partai Demokrat.Ketiganya menjadi caleg pengumpul suara terbanyak di partai masing-masing. Di Partai Golkar, Malkan Amin yang bertarung di Dapil Sulsel II menempati rangking pertama dengan 59.801 suara. Satu kursi DPR RI sudah ada dalam genggaman Malkan dari dapil yang meliputi Maros, Pangkep, Baru, Parepare, Soppeng, Wajo, Bone, Sinjai dan Bulukumba.

Dengan suara sementara 184.221, Partai Golkar berpeluang mendudukkan dua kadernya di Senayan dari dapil ini. Caleg Golkar lainnya yang berpeluang mengisi kuota kedua itu adalah M Basri Sidehabi yang saat ini mengumpulkan 23.832 suara.

Jafar Hafsah juga sudah dipastikan lolos ke Senayan. Berdasarkan hasil rekap enam dari sembilan kabupaten/kota yang masuk wilayah Dapil Sulsel II, Jafar sudah mengumpulkan 44.563 suara.

Partai Demokrat yang kini mengumpulkan 104.703 suara juga berpeluang menempatkan dua kadernya di Senayan. Selain Jafar, caleg Demokrat yang berpeluang adalah Abdul Gaffar Patappe. Mantan Bupati Pangkep itu, untuk sementara mengumpulkan 12.150 suara.

Tamsil Linrung dari PKS juga tinggal menunggu pelantikan. PKS dipastikan mendapat satu kursi DPR RI dari Dapil II. Pemiliknya juga sudah pasti. Hingga saat ini, Tamsil Linrung menjadi pengumpul suara terbanyak di partainya, yakni 38.891 suara.

PAN juga dipastikan mendapatkan satu kursi. Untuk sementara, Yuliani Paris unggul atas caleg PAN lainnya di Dapil Sulsel II. Dari enam kabupaten yang sudah direkap, Yuliani mengumpulkan 24.781 suara disusul Taufan Tiro dengan 9.298 suara.

Kursi berikutnya akan menjadi milik Partai Hanura yang saat ini mengantongi 37.614 suara. Kursi itu hampir pasti menjadi milik Akbar Faizal. Untuk sementara, Akbar meraih suara tertinggi di partainya, yakni 16.463 suara. Sementara Rahman Halid baru memiliki 5.617 suara.

PBR yang sudah mengumpulkan 28.176 suara juga berpeluang mendapatkan kursi. Dengan catatan, perolehan suara nasional partai ini memenuhi ambang batas 2,5 persen. Caleg yang berpeluang mengisi kursi itu adalah Nurhasan yang kini mengumpulkan 21.248 suara. Kursi berikutnya akan diperebutkan oleh PPP, dan Gerindra.

Di dapil Sulsel III, Golkar berpeluang besar meraih dua kursi. Idrus Marham dan Markus Nari yang punya kans besar. Di internal Golkar, kedua caleg ini yang memperoleh suara tertinggi. Idrus mengumpulkan 64.325 suara sedangkan Markus 29.186 suara.

“Ini tentu luar biasa karena saya berangkat dari DPRD kota lalu DPRD provinsi dan masuk DPR RI,” kata Markus Nari kepada Fajar malam tadi.

Selain Golkar, partai lain yang dipastikan merebut kursi di dapil ini adalah Demokrat, PAN, Hanura, PBB, dan PKS. Demokrat mendudukkan mantan Bupati Luwu, Bahrum Daido. Lalu ada Amran dari PAN, Muhtar Amma (Hanura), Ali Mochtar Ngabalin (PBB), dan Andi Rahmat dari PKS. Tetapi jika PBB gagal memenuhi ketentuan parliamentary threshold, kursinya akan lari ke Edwar Tanari dari PDIP.

Pada pemilu lalu, total suara sah di dapil Sulsel III mencapai 1.099.091 suara. Karena dapil ini memiliki kuota tujuh kursi, maka bilangan pembagi pemilihnya mencapai 157.013 suara. Tapi, itu belum dikurangi suara parpol yang masuk kotak akibat gagal menembus batas minimal parliamentary threshold 2,5 persen suara nasional. Dengan demikian, BPP setiap dapil, bisa saja menyusut. (sap-amr)

Source : Fajar


Artikel lainnya