02 Jun 2009 11:26:16 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta TNI Angkatan Laut tidak ragu-ragu menindak kapal perang Malaysia yang sejak awal tahun ini kerap melakukan provokasi ke kawasan perairan Ambalat di Kalimantan Timur. TNI diminta melakukan segala hal yang diperlukan untuk mencegah kapal-kapal Malaysia masuk wilayah perairan Indonesia tanpa izin."(Provokasi kapal perang Malaysia) itu harus ditindak tegas kalau memang ada pelanggaran. Kita akan tindak tegas," ujar Jusuf Kalla ketika menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni.
JK menegaskan, kedaulatan wilayah negara merupakan harga mati. Oleh karena itu, pemerintah dan TNI akan melakukan upaya apapun untuk melindungi kedaulatan wilayah Indonesia. Termasuk dengan aksi bersenjata.
"Kita ini negara berdaulat. Kalau sudah diganggu kedaulatannya, dengan siapa saja kita bisa perang. Kalau pemerintah Malaysia dengan kita cukup baik, kita lihat nanti pelanggaran yang terjadi," tandasnya.
JK yang juga teman dekat Perdana Menteri Malaysia Tun Najib Razak berjanji akan membicarakan hal tersebut dengan koleganya. Wapres juga akan mengonfirmasi TNI tentang dugaan pelanggaran wilayah yang kerap dilakukan kapal-kapal Malaysia.
"Apakah pelanggaran itu hanya berlayar terlalu jauh atau memang ada niatan melanggar kedaulatan teritorial. Nanti akan kita bicarakan," katanya. (jpnn)
Source : Fajar Online
Wapres Minta TNI Tegas Kawal Ambalat
Oleh : Fajar Online
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta TNI Angkatan Laut tidak ragu-ragu menindak kapal perang Malaysia yang sejak awal tahun ini kerap melakukan provokasi ke kawasan perairan Ambalat di Kalimantan Timur. TNI diminta melakukan segala hal yang diperlukan untuk mencegah kapal-kapal Malaysia masuk wilayah perairan Indonesia tanpa izin."(Provokasi kapal perang Malaysia) itu harus ditindak tegas kalau memang ada pelanggaran. Kita akan tindak tegas," ujar Jusuf Kalla ketika menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni.
JK menegaskan, kedaulatan wilayah negara merupakan harga mati. Oleh karena itu, pemerintah dan TNI akan melakukan upaya apapun untuk melindungi kedaulatan wilayah Indonesia. Termasuk dengan aksi bersenjata.
"Kita ini negara berdaulat. Kalau sudah diganggu kedaulatannya, dengan siapa saja kita bisa perang. Kalau pemerintah Malaysia dengan kita cukup baik, kita lihat nanti pelanggaran yang terjadi," tandasnya.
JK yang juga teman dekat Perdana Menteri Malaysia Tun Najib Razak berjanji akan membicarakan hal tersebut dengan koleganya. Wapres juga akan mengonfirmasi TNI tentang dugaan pelanggaran wilayah yang kerap dilakukan kapal-kapal Malaysia.
"Apakah pelanggaran itu hanya berlayar terlalu jauh atau memang ada niatan melanggar kedaulatan teritorial. Nanti akan kita bicarakan," katanya. (jpnn)
Source : Fajar Online
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah


