03 Jun 2009 10:10:59 WIB
JAKARTA - Lima perwakilan Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan akan terbang menuju Malaysia untuk menemui Perdana Menteri Najab Razak. Mereka akan berdiskusi soal sengketa perbatasan Ambalat.
Rencananya pertemuan antara PM Najib dan anggota Komisi I DPR digelar dalam waktu dekat. "Tujuannya untuk meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
Sebelum terbang ke Malaysia, Komisi I akan terlebih dahulu mengundang Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri untuk memberikan penjelasan terkait penyelesaian kasus sengekta Ambalat. "Masalah ini krusial karena menyangkut kedaulatan dan harga diri bangsa Indonesia," ungkap anggota Komisi I Tjahjo Kumolo.
Menyikapi sengketa ini, Tjahjo menyesalkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak konsisten dalam mengambil sikap tegas. Sehingga perlu ada pertemuan antara DPR dengan presiden dalam waktu dekat.
Tjahjo juga menyesalkan kebijakan SBY karena selama lima tahun menjabat tidak ada rasa kepedulian dalam mengoptimalkan kedaulatan NKRI melalui pertahanan, khususnya dibidang peremajaan alutsista.
(ful)
Source : Okezone
Komisi I Akan Temui PM Malaysia Bahas Ambalat
Oleh : Okezone
JAKARTA - Lima perwakilan Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan akan terbang menuju Malaysia untuk menemui Perdana Menteri Najab Razak. Mereka akan berdiskusi soal sengketa perbatasan Ambalat.
Rencananya pertemuan antara PM Najib dan anggota Komisi I DPR digelar dalam waktu dekat. "Tujuannya untuk meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
Sebelum terbang ke Malaysia, Komisi I akan terlebih dahulu mengundang Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri untuk memberikan penjelasan terkait penyelesaian kasus sengekta Ambalat. "Masalah ini krusial karena menyangkut kedaulatan dan harga diri bangsa Indonesia," ungkap anggota Komisi I Tjahjo Kumolo.
Menyikapi sengketa ini, Tjahjo menyesalkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak konsisten dalam mengambil sikap tegas. Sehingga perlu ada pertemuan antara DPR dengan presiden dalam waktu dekat.
Tjahjo juga menyesalkan kebijakan SBY karena selama lima tahun menjabat tidak ada rasa kepedulian dalam mengoptimalkan kedaulatan NKRI melalui pertahanan, khususnya dibidang peremajaan alutsista.
(ful)
Source : Okezone
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah


