07 Jul 2009 14:24:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melakukan penyisiran data pemilih bermasalah, kubu JK-Wiranto mengaku menemukan banyak pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2009.
"Ada banyak sekali, tidak terhitung itu," kata anggota Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Ali Mochtar Ngabalin, ketika ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (7/7).
Namun, Ngabalin enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah data pemilih bermasalah yang telah ditemukan. Menurutnya, pihaknya menemukan pemilih dengan nama ganda, NIK ganda, serta alamat yang sama. "Ada yang satu kabupaten itu full. Tapi nanti saja ada konpers," ujarnya.
Lebih jauh Ngabalin mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan anggota KPU Sri Nuryanti. Atas hasil pembicaraan tersebut, KPU berjanji untuk segera menyelesaikan DPT bermasalah. "Kalau ada nama ganda, pihak KPU berjanji segera didelete data bermasalah tersebut sehingga tidak ada lagi nama ganda," ujarnya.
Ia melanjutkan untuk melakukan penyisiran data di Kantor KPU, pihaknya menurunkan 11 tim. Penyisiran ini dilakukan di Kantor KPU agar tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak lain. "Kami mencoba mencocokkan data. Tidak dilakukan di luar tetapi di KPU agar tidak menimbulkan tudingan dan fitnah. Penyisiran ini juga di awasi KPU," tuturnya.
Source : Kompas
Ngabalin: Pemilih Bermasalah Jumlahnya Tak Terhitung
Oleh : Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melakukan penyisiran data pemilih bermasalah, kubu JK-Wiranto mengaku menemukan banyak pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2009.
"Ada banyak sekali, tidak terhitung itu," kata anggota Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Ali Mochtar Ngabalin, ketika ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (7/7).
Namun, Ngabalin enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah data pemilih bermasalah yang telah ditemukan. Menurutnya, pihaknya menemukan pemilih dengan nama ganda, NIK ganda, serta alamat yang sama. "Ada yang satu kabupaten itu full. Tapi nanti saja ada konpers," ujarnya.
Lebih jauh Ngabalin mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pembicaraan dengan anggota KPU Sri Nuryanti. Atas hasil pembicaraan tersebut, KPU berjanji untuk segera menyelesaikan DPT bermasalah. "Kalau ada nama ganda, pihak KPU berjanji segera didelete data bermasalah tersebut sehingga tidak ada lagi nama ganda," ujarnya.
Ia melanjutkan untuk melakukan penyisiran data di Kantor KPU, pihaknya menurunkan 11 tim. Penyisiran ini dilakukan di Kantor KPU agar tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak lain. "Kami mencoba mencocokkan data. Tidak dilakukan di luar tetapi di KPU agar tidak menimbulkan tudingan dan fitnah. Penyisiran ini juga di awasi KPU," tuturnya.
Source : Kompas
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah


