10 Jul 2009 19:37:07 WIB
Jakarta - Pasangan JK-Wiranto akan bertemu dengan juru kampanye (jurkam) dan tim kampanye nasionalnya (timkamnas) untuk membahas kisruh daftar pemilih tetap (DPT). Rencananya setelah membahas permasalahn DPT, mereka akan menyusun langkah-langkah selanjutnya.
"Iya, rapat biasa baik dengan teman-teman jurkam maupun teman-teman timkamnas, kita kumpul juga dengan teman-teman daerah terkait pilpres dan DPT," ujar juru kampanye JK-Wiranto, Ali Mochtar Ngabalin, di depan rumah JK, Jl Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta, Jumat (10/7/2009).
Ali melanjutkan, pukul 20.00 WIB nanti, rencananya rapat akan dihadiri oleh semua timkamnas, termasuk Fahmi Idris, JK dan Wiranto.
"Tentang DPT, kita ada temuan di lapangan sesudah dan sebelum pencontrengan. Banyak data yang sudah dikumpulkan tetapi belum dibicarakan. Nanti kita akan melihat langkah-langkah apa yang bisa dilakukan," papar Ali.
Menurut Ali, pemilu yang telah diselenggarakan hari lalu penuh dengan pembohongan.
"Bangsa ini kan perlu diberitahu pengetahuan dan pendidikan. Pemilu ini penuh dengan pembohongan, membingungkan, dan lucu. Pemilu seperti mimpi, banyak SMS dan juga laporan tentang hasil pemilu di berbagai daerah, terutama di Aceh," jelas Ali.
"Masa bisa 90% (perolehan suara SBY), itu kan sesuatu yang lucu," tandas pria berseragam jurkamnas hijau putih ini.
( amd / iy )
Source : Detik Pemilu
JK-Wiranto Temui Tim Sukses Bahas DPT
Oleh : Detik Pemilu
Jakarta - Pasangan JK-Wiranto akan bertemu dengan juru kampanye (jurkam) dan tim kampanye nasionalnya (timkamnas) untuk membahas kisruh daftar pemilih tetap (DPT). Rencananya setelah membahas permasalahn DPT, mereka akan menyusun langkah-langkah selanjutnya.
"Iya, rapat biasa baik dengan teman-teman jurkam maupun teman-teman timkamnas, kita kumpul juga dengan teman-teman daerah terkait pilpres dan DPT," ujar juru kampanye JK-Wiranto, Ali Mochtar Ngabalin, di depan rumah JK, Jl Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta, Jumat (10/7/2009).
Ali melanjutkan, pukul 20.00 WIB nanti, rencananya rapat akan dihadiri oleh semua timkamnas, termasuk Fahmi Idris, JK dan Wiranto.
"Tentang DPT, kita ada temuan di lapangan sesudah dan sebelum pencontrengan. Banyak data yang sudah dikumpulkan tetapi belum dibicarakan. Nanti kita akan melihat langkah-langkah apa yang bisa dilakukan," papar Ali.
Menurut Ali, pemilu yang telah diselenggarakan hari lalu penuh dengan pembohongan.
"Bangsa ini kan perlu diberitahu pengetahuan dan pendidikan. Pemilu ini penuh dengan pembohongan, membingungkan, dan lucu. Pemilu seperti mimpi, banyak SMS dan juga laporan tentang hasil pemilu di berbagai daerah, terutama di Aceh," jelas Ali.
"Masa bisa 90% (perolehan suara SBY), itu kan sesuatu yang lucu," tandas pria berseragam jurkamnas hijau putih ini.
( amd / iy )
Source : Detik Pemilu
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah


