14 Sep 2009 09:08:44 WIB

Jusuf Kalla: Gusti Allah 'Ora Sare'

Oleh : Kompas

Jakarta, Kompas - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, Minggu (13/9), mengaku pasrah dengan apa yang akan terjadi setelah ia mengakhiri masa jabatannya sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pasalnya, ia bersama timnya sudah berusaha sekuat tenaga dan bekerja keras untuk memenangi pemilu presiden dan wakil presiden pada 8 Juli lalu. Namun, hasilnya tetap kurang menggembirakan. Maka, ia harus menerima. Ia yakin Tuhan Yang Mahakuasa akan memberlakukan keadilannya.

”Semuanya Tuhan yang menentukan, seperti apa yang disampaikan oleh Saudara Ali Mochtar Ngabalin dengan pepatah di Jawa Timur, ’Pak Kalla harus sabar. Gusti Allah ora sare’,” ujar Kalla, saat mengawali pidato sambutannya di acara buka puasa bersama para tokoh sekaligus pembubaran tim nasional pasangan JK-Wiranto di aula Gedung Istana Wapres, Jakarta, Minggu malam.

Menurut Kalla, pepatah Jawa itu sangat penting. ”Sebab, apa? Karena kita semua bertanya apa yang akan terjadi sehingga kita sekarang ini seperti ini (kalah dalam pilpres). Jadi, tidak apa-apa karena Gusti Allah ora sare. Kita kembalikan kepada Tuhan Yang Maha Mengetahui, yang Mahaadil. Iya, kan, Pak Mochtar?” tanya Kalla.

Yang dimaksud Kalla adalah Ali Mochtar Ngabalin, anggota Fraksi Partai Bulan Bintang di DPR yang selama masa kampanye pilpres lalu menjadi anggota tim sukses JK-Wiranto. Ali Mochtar mengaku saat ia berceramah di Jawa Timur, datang seorang laki-laki tua sambil menangis dan berkata, ”Sampaikan kepada Pak Kalla, yang sabar. Gusti Allah ora sare. Jadi, biarkan saja kalaupun dicurangi. Itu yang saya ceritakan kembali kepada Pak Kalla.”

Kalla diminta sabar

Sementara itu, mantan juru bicara Tim Sukses JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, menambahkan, makna dari Gusti Allah ora sare bagi Kalla adalah sikap istikamah atau penyerahan diri dan pasrah terhadap keadilan yang akan diberikan Tuhan Yang Mahakuasa atas segala kecurangan yang ia alami selama pilpres lalu.

”Jadi, Pak Kalla harus sabar, Gusti Allah ora sare melihat apa yang dialami Pak Kalla,” lanjut Yuddy.

Dalam acara buka puasa itu, hadir mantan pasangan wapres- nya, Wiranto, beserta tim suksesnya dari Partai Hati Nurani Rakyat.

Ical hadir

Hadir pula sejumlah pengurus Partai Golkar, yakni Wakil Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono dan pimpinan lainnya, seperti Burhanuddin Napitupulu serta Theo Sambuaga, dan anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, Aburizal Bakrie yang sering disapa Ical.

Menghadapi pemilihan ketua umum Partai Golkar dalam waktu dekat ini, Yuddy Chrisnandi dan Aburizal Bakrie telah mengumumkan diri untuk maju menjadi calon ketua umum. (HAR)

Source : Kompas


Artikel lainnya