02 Nov 2009 12:40:15 WIB
Sejumlah tokoh serta mahasiswa menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka siap pasang badan untuk Bibit dan Chandra yang kini mendekam di bui. Mereka mengenakan pakaian hitam-hitam. Mereka tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2009) 09.45 WIB.
Pengurus Ikhwanul Muslimin Habib Husein Al Habsi juga menyambangi KPK. Dia mengenakan baju hitam, dengan sorban hitam - putih di lehernya, dan berkopiah hitam.
"Seluruh pengurus besar Ikhwanul Muslimin siap menjadi jaminan Bibit dan Chandra. Jumlahnya ribuan," ujarnya.
Selain itu, Ade Nasution, Ali Mochtar Ngabalin dan Adhie M Massardi yang datang dengan didampingi beberapa elemen mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Ade Daud Nasution juga terlihat. Mereka mengenakan pita hitam sebagai tanda berkabung.
"Presiden segera membentuk tim pencari fakta untuk mengusut apa, siapa dan bagaimana kriminalisasi KPK bisa terjadi. Kepada seluruh elemen demokrasi dan tokoh reformasi agar memberikan dukungan yang nyata kepada pemberantasan korupsi (KPK)," kata Adhie.
Dalam aksinya, 4 pilar besar KPK tampak dililit kain hitam yang dililit dan diikat seperti simpul tali sepatu.
Pilar-pilar itu ditempeli poster bertuliskan "Hentikan Kriminalisasi KPK", "Bebaskan Bibit dan Chandra", "Selamatkan Gerakan Antikorupsi." (aan/iy)
Source : DetikCom
Datangi KPK, Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Dukung Bibit & Chandra
Oleh : Detikcom
Sejumlah tokoh serta mahasiswa menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka siap pasang badan untuk Bibit dan Chandra yang kini mendekam di bui. Mereka mengenakan pakaian hitam-hitam. Mereka tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2009) 09.45 WIB.
Pengurus Ikhwanul Muslimin Habib Husein Al Habsi juga menyambangi KPK. Dia mengenakan baju hitam, dengan sorban hitam - putih di lehernya, dan berkopiah hitam.
"Seluruh pengurus besar Ikhwanul Muslimin siap menjadi jaminan Bibit dan Chandra. Jumlahnya ribuan," ujarnya.
Selain itu, Ade Nasution, Ali Mochtar Ngabalin dan Adhie M Massardi yang datang dengan didampingi beberapa elemen mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Ade Daud Nasution juga terlihat. Mereka mengenakan pita hitam sebagai tanda berkabung.
"Presiden segera membentuk tim pencari fakta untuk mengusut apa, siapa dan bagaimana kriminalisasi KPK bisa terjadi. Kepada seluruh elemen demokrasi dan tokoh reformasi agar memberikan dukungan yang nyata kepada pemberantasan korupsi (KPK)," kata Adhie.
Dalam aksinya, 4 pilar besar KPK tampak dililit kain hitam yang dililit dan diikat seperti simpul tali sepatu.
Pilar-pilar itu ditempeli poster bertuliskan "Hentikan Kriminalisasi KPK", "Bebaskan Bibit dan Chandra", "Selamatkan Gerakan Antikorupsi." (aan/iy)
Source : DetikCom
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah


