16 Dec 2009 16:29:02 WIB
Jakarta - Pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang menyebut ada dua mantan menteri menunggangi demo-demo mendapat kecaman keras. Ruhut diminta tidak sembarangan menuduh seseorang.
"Bilang sama Ruhut, cari tempat buat ketemu saya berdebat. Dia itu baru anak kemarin kenal SBY, jangan main asal nuduh saja. Saya itu sudah kenal lama siapa SBY. Lihat saja dengan gaya Ruhut dia itu akan jadi orang pertama yang mengkhianati SBY," kata Ali Muchtar Ngabalin di Sekretariat Bendera, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2009).
Ngabalin menyayangkan komentar Ruhut yang dianggap seenaknya menuduh gerakan 9 Desember telah ditunggangi. Padahal, lanjut Ngabalin, aksi antikorupsi tersebut terbukti berjalan damai dan bersih. Kepolisian sendiri menyatakan aksi 9 Desember yang terjadi di Jakarta aman dan tidak ada kekerasan.
"Lihat dong, nggak ada berita aksi copet, nggak ada berita aksi anarkis, suruh dia lihat aksi itu," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ruhut mengaku mendapat data dari BIN soal adanya dugaan keterlibatan beberapa mantan menteri dalam aksi demo belakangan ini. Ruhut menuding para mantan menteri yang tak terpilih lagi menaruh dendam dan membonceng aksi-aksi untuk menggangu pemerintahan.
(mok/fay)
Source : DetikCom
Ngabalin: Ruhut Jangan Asal Tuduh
Oleh : DetikCom
Jakarta - Pernyataan Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang menyebut ada dua mantan menteri menunggangi demo-demo mendapat kecaman keras. Ruhut diminta tidak sembarangan menuduh seseorang.
"Bilang sama Ruhut, cari tempat buat ketemu saya berdebat. Dia itu baru anak kemarin kenal SBY, jangan main asal nuduh saja. Saya itu sudah kenal lama siapa SBY. Lihat saja dengan gaya Ruhut dia itu akan jadi orang pertama yang mengkhianati SBY," kata Ali Muchtar Ngabalin di Sekretariat Bendera, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2009).
Ngabalin menyayangkan komentar Ruhut yang dianggap seenaknya menuduh gerakan 9 Desember telah ditunggangi. Padahal, lanjut Ngabalin, aksi antikorupsi tersebut terbukti berjalan damai dan bersih. Kepolisian sendiri menyatakan aksi 9 Desember yang terjadi di Jakarta aman dan tidak ada kekerasan.
"Lihat dong, nggak ada berita aksi copet, nggak ada berita aksi anarkis, suruh dia lihat aksi itu," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ruhut mengaku mendapat data dari BIN soal adanya dugaan keterlibatan beberapa mantan menteri dalam aksi demo belakangan ini. Ruhut menuding para mantan menteri yang tak terpilih lagi menaruh dendam dan membonceng aksi-aksi untuk menggangu pemerintahan.
(mok/fay)
Source : DetikCom
Artikel lainnya
- Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
- Massa Serahkan Tuntutan ke Sekwilpres
- Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
- GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
- Ali Mochtar Ngabalin : BKPRMI Bukan Gerakan Terorisme
- Kelakuan Penyelenggara Negara Khianati Pancasila
- Federasi Timur Raya Dideklarasikan
- Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
- Program 100 Hari SBY Dipertaruhkan Century
- Ngabalin: 3 Nama Berinisial S-B-Y Harus Bertanggungjawab
- Hendak Berunjuk Rasa, Adhie Massardi Lapor Polda
- Ngabalin: Stop Sogok Menyogok
- Ngabalin: Jalin Komunikasi dengan Pemerintah
- Ngabalin: Jangan bermain-main dengan Amanah
- Ali Mochtar Ngabalin Puji Sekretariat BKPRMI Jambi


