28 Dec 2009 14:54:09 WIB

Federasi Timur Raya Dideklarasikan

Oleh : Pelita

Jakarta, Pelita | Sejumlah akademisi dan aktivis dari berbagai latar mendeklarasikan Federasi Timur Raya (FTR) dan mendesak semua komponen serta elemen masyarakat agar segera meluruskan kembali Visi Negara Bangsa yang lebih berkeadilan, sehat sekaligus tidak diskriminatif.

Forum ini digelar oleh Federasi Timur Raya (FTR) dengan tajuk Tata Ulang NKRI - Upaya Merumuskan Kembali Visi Negara Bangsa di Taman Ismail Marzuki (TIM) hari ini (Minggu-Red), kata Ketua FTR Faisal Assagaf di Jakarta, Minggu (27/12) pagi.

Para akademisi dan aktivis yang telah menyatakan siap tampil dalam forum itu, antara lain Dr Marwah Daud, Dr Boni Hargens, Haries Rusli Moti, Zainal Bintang, dan Ali Mocthar Ngabalin.

Federasi Timur Raya didirikan oleh para aktivis, akademisi, rohaniwan, seniman, profesional dan politisi asal Indonesia Timur.

Pada acara ini diharapkan memunculkan kesepakatan baru untuk merumuskan kembali paradigma pembangunan yang selama ini benar-benar sangat sentralistik, di mana daerah-daerah, terutama di kawasan timur NKRI, tandasnya.

Ia menilai kekuatan kolaborasi kaum elite birokrat, politisi papan atas, juga penguasa dan pengusaha antek neo kolonialisme-kapitalisme-imperialisme (Nekolim) berpotensi menghancurkan Indonesia.

Perubahan paradigma pembangunan harus terjadi, jika kita tidak inginkan NKRI ini hancur luluh berantakan, tandas Faisal Assagaf. (jon)

Source : Pelita
Image : VivaNews


Artikel lainnya