Rubrik Politik
14 Feb 2010 09:37:42 WIB
Nasrudin Zulkarnaen, Pelobi Tingkat Tinggi yang Tewas Penuh Kontroversi
Jakarta - Pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen menjadi kasus kriminal paling menggegerkan dan kontroversial sepanjang tahun 2009. Nasrudin seorang direktur BUMN. Ia ditembak mati saat melaju di atas mobilnya.
Yang paling menggegerkan, Antasari Azhar yang saat ini menjabat Ketua KPK ikut terseret dalam kasus pembunuhan Nasrudin. Ia didakwa menjadi otak pembunuhan.
28 Jan 2010 15:39:24 WIB
Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi
Jakarta - Ribuan orang dari Gerakan Indonesia Bersih (GIB) terlibat aksi dorong-dorongan dengan aparat kepolisian di depan kantor Menko Kesra. Massa yang mengusung "SBY Gagal" ini terus berusaha menerobos Istana Negara.
26 Jan 2010 18:50:45 WIB
GIB Serukan Mosi Tak Percaya Pada SBY
Jakarta - Puluhan organisasi yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Bersih (GIB) melakukan rapat akbar terkait aksi 100 hari pemerintahan SBY pada 28 Januari mendatang. Mereka menyerukan mosi tidak percaya pada SBY-Boediono.
02 Nov 2009 12:40:15 WIB
Datangi KPK, Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Dukung Bibit & Chandra
Sejumlah tokoh serta mahasiswa menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka siap pasang badan untuk Bibit dan Chandra yang kini mendekam di bui. Mereka mengenakan pakaian hitam-hitam. Mereka tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2009) 09.45 WIB.
17 Sep 2009 19:41:42 WIB
Ngabalin Mau Rangkulan, Syarif Hasan 'Ngacir'
Jakarta - Anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin dan Syarif Hasan diminta saling memaafkan dan berangkulan usai perang mulut dan nyaris baku hantam. Sayangnya, Syarif meninggalkan ruang rapat dahulu sebelum Ngabalin merangkulnya.
"Bapak pimpinan, saya mengusulkan agar saudara-saudara ini rangkul-rangkulan dan saling memaafkan sesudah rapat," kata seorang anggota Komisi I DPR dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan (Menhan) yang membahas RUU Rahasia Negara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
17 Sep 2009 11:42:15 WIB
Ngabalin & Syarif Hasan Perang Mulut, Nyaris Baku Hantam
Jakarta - Suasana rapat kerja RUU Rahasia Negara memanas. Anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin dan Syarif Hasan adu mulut. 2 Wakil rakyat ini pun nyaris baku hantam.
Insiden memalukan ini terjadi dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan (Menhan) yang membahas RUU Rahasia Negara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
17 Sep 2009 09:49:28 WIB
Ngabalin-Syarif Hasan Nyaris Adu Jotos
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR bereaksi pasca pemerintah sudah resmi mencabut RUU Rahasia Negara. Adu mulut pun tak terhindarkan antara anggota Komisi I yang pro dan yang kontra.
Anggota Komisi I dari FPD Syarif Hasan menyatakan keberatannya atas pernyataan Ali Mochtar Ngabalin yang dianggap menghina presiden. Syarif menyindir Ali tak beradab.
22 Jul 2009 13:41:30 WIB
PBB: Kewenangan SBY Jadikan Yusril Wantimpres
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) menilai negara dan pemerintah masih membutuhkan sosok Yusril Ihza Mahendra. Sebab, di bidang hukum tata negara, Yusril belum ada duanya.
Menurut salah satu Ketua DPP PBB Ali Mochtar Ngabalin, dirinya belum tahu kabar bahwa Yusril akan dijadikan sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
22 Jul 2009 13:39:48 WIB
Yusril Diplot Jadi Wantimpres?
Jakarta - Pacapilpres, hubungan Susilo Bambang Yudhoyono-Yusril Ihza Mahendra makin mesra. Keduanya sudah bertemu beberapa kali. Kabarnya, Yusril akan diplot sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
16 Jul 2009 10:23:36 WIB
Kekalahan JK-Wiranto, Sebuah Penjelasan Awal
Jakarta - Hasil quick count, sebagai indicator awal hasil pilpres 2009, telah diumumkan. Sebagaimana diumumkan oleh Lembaga Survei Indonesia, pasangan SBY-Boediono mendapatkan 60.85%; Mega-Prabowo 26.56% dan JK-Wiranto 12.58%. Kalau diperhatikan, berdasarkan hasil survey LSI pada 25-30 Mei 2009, sebulan menjelang pilpres, perolehan suara SBY-Boediono 71%, Mega-Prabowo 16% dan JK-Wiranto 7%. Sebanyak 5% pemilih belum menentukan pilihannya.
10 Jul 2009 19:37:07 WIB
JK-Wiranto Temui Tim Sukses Bahas DPT
Jakarta - Pasangan JK-Wiranto akan bertemu dengan juru kampanye (jurkam) dan tim kampanye nasionalnya (timkamnas) untuk membahas kisruh daftar pemilih tetap (DPT). Rencananya setelah membahas permasalahn DPT, mereka akan menyusun langkah-langkah selanjutnya.
09 Jul 2009 10:40:58 WIB
Tim JK-Wiranto Gelar Rapat Maraton
Jakarta - Hingga hari berganti, Tim Kampanye Nasional (Tim Kamnas) JK-Wiranto masih berkumpul di markas mereka di Jl Mangun Sarkoro, Jakarta Pusat. Mereka masih membahas temuan-temuan di lapangan.
"Malam ini bertemu dengan keluarga dan Tim kamnas membahas laporan kejanggalan dan mengumpulkan informasi," ujar Jubir Tim Kamnas JK-Wiranto Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Rabu malam (9/7/2009).
07 Jul 2009 14:24:43 WIB
Ngabalin: Pemilih Bermasalah Jumlahnya Tak Terhitung
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melakukan penyisiran data pemilih bermasalah, kubu JK-Wiranto mengaku menemukan banyak pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2009.
"Ada banyak sekali, tidak terhitung itu," kata anggota Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Ali Mochtar Ngabalin, ketika ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (7/7).
07 Jul 2009 11:11:17 WIB
Panduan Mencontreng menggunakan Paspor / KTP setempat
JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Konstitusi memutuskan kartu tanda penduduk dan paspor dapat digunakan untuk memilih pada pemilihan umum presiden, Rabu 8 Juli 2009. Penggunaan KTP dilakukan untuk pemilihan di dalam negeri, sedangkan paspor untuk pemilihan di luar negeri.
06 Jul 2009 10:14:28 WIB
Selesaikan Masalah DPT
Jakarta, Kompas - Komisi Pemilihan Umum diminta untuk segera merampungkan persoalan daftar pemilih tetap Pemilu Presiden 2009. Hingga tiga hari menjelang pemungutan suara, ternyata masih ditemukan persoalan dalam daftar pemilih tetap. KPU juga dinilai tidak netral dan tertutup.
Arsip berita...


