Rubrik Pertahanan

28 Aug 2009 09:45:03 WIB
Abu Jibril Keberatan Dicap "Bapak Teroris"
JAKARTA, KOMPAS.com — Rombongan keluarga Mohammad Jibril yang dipimpin ayahnya, Abu Jibril, akhirnya ditemui anggota Komisi I DPR, Ali Mochtar Ngabalin, di ruang tamu komisi, Kamis (27/8) sore. Dalam pertemuan tersebut, salah satu hal yang dikeluhkan Abu adalah stigma atau cap yang langsung melekat kepada keluarganya sebagai keluarga teroris.


27 Aug 2009 18:06:12 WIB
Abu Jibril Datangi DPR
JAKARTA--MI: Abu Jibril, ayah Muhammad Jibril yang diduga sebagai kurir dana jaringan terorisme internasional yang digunakan dalam aksi pemboman di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton, Kamis (27/8) mendatangi Komisi I DPR.


22 Jul 2009 13:38:04 WIB
Ngabalin: Pelaku Bom Bisa Saja Warga Asing
Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Ali Muchtar Ngabalin mengingatkan kepada pemerintah untuk benar-benar mengungkapkan siapa otak pelaku pemboman Hotel JW Mariot dan Ritz Carlton. Pemerintah diharapkan tidak terpaku pada otak pemboman yang berasal dari dalam negeri, namun juga harus mencari tahu apakah ada pihak-pihak asing yang terlibat dalam tragedi yang menewaskan sedikitnya 9 orang.


19 Jul 2009 11:09:38 WIB
Pengesahan RUU Rahasia Negara Harus Ditunda
JAKARTA-MI: Pengesahan RUU Rahasia Negara harus ditunda, karena DPR mengaku kesulitan memberikan parameter rahasia negara.

Ketua yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Patra M Zein, menyatakan pendundaan ini akan memberikan ruang perdebatan bagi definisi rahasia negara.


18 Jul 2009 15:46:43 WIB
Masuk Akal Tidak Pelakunya Bisa di Dalam Hotel?
Jakarta - Pemerintah harus mengakui meledaknya bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton menunjukkan sistem keamanan di Indonesia bobrok. Indonesia menanggung kerugian dampak bom yang menewaskan 9 orang itu.

"Sekarang masuk akal tidak? Security sistem di hotel kaya begini pelaku juga di dalam hotel," ujar anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin saat meninjau Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2009).


17 Jul 2009 14:59:03 WIB
JK: Polisi & BIN Lengah, Terlalu Fokus Pada Pilpres
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut polisi dan Badan Intelejen Negara (BIN) lengah terkait ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Mereka terlalu terfokus pada pengamanan Pilpres.

"Yang dipastikan selama Pilpres perhatian polisi dan BIN terfokus pada keamanan Pilpres. Karena Pilpres begitu ramai, perhatian tertuju ke sana. Juga banyak acara, jadi orang bebas," ujar JK dalam jumpa pers di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta (17/7/2009).


15 Jun 2009 09:33:44 WIB
Kulit Kelapa Saja Bisa Dimonitor
MESKI dari segi kekuatan, TNI sangat siap untuk berperang, namun alat utama sistem persenjataan (alutsista) tetap menjadi pertimbangan utama. Apalagi, tuanya alutsista kita dipandang sebagai salah satu pertimbangan Malaysia berani melakukan aksi provokatif. Bagaimana perbandingan alutsista Indonesia dan Malaysia?


08 Jun 2009 10:06:34 WIB
Menhan Malaysia Janji Selesaikan Krisis Ambalat di Masa PM Najib Razak
Jakarta - Malaysia berniat menyudahi sengketa Blok Ambalat, di Kalimantan Timur. Menteri Pertahanan Malaysia Dato Seri Achmad Zahid Hamidi bahkan berjanji akan menyelesaikan persoalan Blok Ambalat dalam masa pemerintahan Perdana Menteri Najib Tun Razak.


08 Jun 2009 09:59:10 WIB
Malaysia Tuding Balik Indonesia
JAKARTA -- Pemerintah Malaysia tidak ingin dijadikan satu-satunya pihak yang disalahkan terkait kasus memanasnya masalah perbatasan di Ambalat. Mereka mencatat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga telah melakukan pelanggaran perbatasan sebanyak 13 kali.Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi juga siap menyampaikan nota protes ke pemerintah RI. Protes itu disampaikan kepada delegasi Komisi I DPR, Effendy Choirie dan Ali Mochtar Ngabalin.


07 Jun 2009 12:26:54 WIB
Tenggelamkan Atau Tembak
JAKARTA -- Pelanggaran batas wilayah yang terus dilakukan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) dengan memasuki teritorial Indonesia di perairan Ambalat sudah menjurus pada sikap menganggap remeh pemerintah IndonesiaUntuk itu, pemerintah diminta segera bertindak tegas dan tidak ragu-ragu menegakkan harga diri bangsa.“Kalau pemerintah Indonesia ragu, bimbang dan tidak percaya dengan keuatan-kekuatannya secara de facto dan de jure terkait blok Ambalat, itu pasti masalahnya sama dengan Sipadan Ligitan.


03 Jun 2009 10:10:59 WIB
Komisi I Akan Temui PM Malaysia Bahas Ambalat
JAKARTA - Lima perwakilan Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan akan terbang menuju Malaysia untuk menemui Perdana Menteri Najab Razak. Mereka akan berdiskusi soal sengketa perbatasan Ambalat.

Rencananya pertemuan antara PM Najib dan anggota Komisi I DPR digelar dalam waktu dekat. "Tujuannya untuk meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2009).


02 Jun 2009 11:26:16 WIB
Wapres Minta TNI Tegas Kawal Ambalat
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta TNI Angkatan Laut tidak ragu-ragu menindak kapal perang Malaysia yang sejak awal tahun ini kerap melakukan provokasi ke kawasan perairan Ambalat di Kalimantan Timur. TNI diminta melakukan segala hal yang diperlukan untuk mencegah kapal-kapal Malaysia masuk wilayah perairan Indonesia tanpa izin."(Provokasi kapal perang Malaysia) itu harus ditindak tegas kalau memang ada pelanggaran. Kita akan tindak tegas," ujar Jusuf Kalla ketika menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni.


24 May 2009 09:26:01 WIB
Anggaran Minim Biang Lemahnya Alutsista
Indonesia kembali kehilangan prajurit terbaiknya setelah pesawat angkut jenis C-130 Hercules Alpha 1325 jatuh di Magetan, Jawa Timur, Rabu, 20 Mei. Musibah ini menambah panjang dugaan buruknya sistem pertahanan negara.Pada 4 April lalu, sebuah pesawat latih jenis Fokker 27 juga jatuh di Bandara Hussein Sastranegara, Bandung. Minimnya anggaran pertahanan yang dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya dituding banyak pihak sebagai biang rentetan kecelakaan pesawat milik TNI.


30 Dec 2008 15:04:26 WIB
Roket Israel Tewaskan 205 Orang
GAZA - Jalur Gaza kembali memanas. Berdalih menyerang gerilyawan Hamas, roket yang diluncurkan dari pesawat pembom F-16 milik Israel di atas langit Jalur Gaza, Palestina, Sabtu, 27 Desember kemarin, menewaskan sedikitnya 205 orang.Sebagian besar korban merupakan gerilyawan Hamas. Namun, tak sedikit penduduk sipil ikut menjadi korban keganasan pasukan Israel.


25 Nov 2008 16:06:11 WIB
Menhan: Media Asing Terlalu Terobsesi CIA
Beredarnya buku karangan Tim Weiner berjudul "Membongkar Kegagalan CIA", dimana dalam buku tersebut disebutkan bahwa bekas Menlu Adam Malik adalah salah satu agen CIA.



Arsip berita...